[DRAFT] Tipologi Kerentanan Iklim pada Penghidupan Berbasis Pertanian: Provinsi Nusa Tenggara Timur

1 Pendahuluan

Penghidupan berbasis pertanian kini makin rentan terhadap perubahan iklim, tetapi informasi mengenai potensi resiko dan kebutuhan adaptasi mereka masih sangat terbatas. Draft dokumen ini disusun untuk mengisi kekosongan ini dengan mengevaluasi berbagai jenis kerentanan yang mempengaruhi mata pencaharian berbasis pertanian di tingkat provinsi. Kami melakukan penilaian kerentanan untuk mengidentifikasi risiko serta penyebabnya, dan potensi adaptasi, dengan fokus pada peningkatan taraf hidup, keberlanjutan produksi komoditas-komoditas kunci, dan pengelolaan lahan secara menyeluruh.

Mengingat tingginya keanekaragaman lanskap di Provinsi Nusa Tenggara Timur, kami memfokuskan perhatian pada kecamatan-kecamatan dengan fitur biofisik dan sosial-ekonomi yang mirip. Ini membantu kami mempermudah tugas dalam mengidentifikasi risiko yang identik antar kecamatan. Kami mendefinisikan area-area homogen ini, atau ‘tipologi,’ dengan menggunakan pengelompokan K-means. Pengelompokan ini didasarkan pada komposit dari indikator biofisik dan sosial-ekonomi. Untuk mempermudah proses pengelompokan, kami menggunakan analisis PCA untuk menyederhanakan dimensi data.

  • Analisis ini bertujuan untuk mengidentifikasi ‘tipologi’ kecamatan-kecamatan, yang memiliki karakter sosial-ekonomi dan lingkungan yang mirip di Provinsi Nusa Tenggara Timur, dengan menggunakan pengelompokan K-means pada data yang disederhanakan oleh PCA.

  • Tipologi tersebut kemudian digunakan untuk mendeskripsikan konteks kerentanan penghidupan berbasis pertanian akibat perubahan iklim di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan potensi intervensi untuk meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim.

2 Deskripsi wilayah & Metodologi

Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang terletak di sisi timur Provinsi Sulawesi Selatan, memiliki luas wilayah sebesar xxxx kilometer persegi. Kabupaten ini memiliki dataran rendah yang subur. Terdapat kawasan xxxxxxxxx. Daerah ini menerima hujan sekitar xxxxxx, yang merupakan ciri khas iklim xxx.

Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan rumah bagi sekitar xxxx penduduk berdasarkan data tahun 2022. Kabupaten ini memiliki tingkat ketimpangan ekonomi yang xxx, seperti yang tercermin dalam rasio Gini senilai xxxxx. NTT mencatatkan angkaxxx untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di tahun yang sama.

Produk Domestik Bruto (PDB, Atas Dasar Harga Berlaku) untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah xxxx triliun Rupiah Indonesia pada tahun 2022. Hal ini menempatkan xxx sebagai Kabupaten dengan perputaran ekonomi terbesar kedua di NTT.

Pada tahun 2022, sektor pertanian di Provinsi Nusa Tenggara Timur memainkan peran penting dalam perekonomian lokal, dengan kontribusi sebesar xxxx terhadap total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Kabupaten ini terutama dikenal sebagai penghasil xxxx terkemuka di xxx, dengan total produksi hampir mencapai xxx juta ton. Selain xxx, produksi xxxx juga mencapai angka yang signifikan, yaitu sekitar xxxx ribu ton. Dalam konteks pertanian berbasis pohon, terdapat beberapa komoditas utama seperti xxx dengan produksi xxxx ton, xxxx sebanyak xxxx ton, dan zzzz yang mencapai xxxx ton. Sektor ini menyerap tenaga kerja dari sekitar xxxxx petani. Di samping itu, hutan di wilayah ini turut menyumbang sumber daya berharga seperti xxxx dan xxxx Sektor xxxx xxxxx juga memiliki peran penting dalam mendukung ekonomi lokal.

Unit analisis terkecil: Kecamatan

No Fitur Sumber Satuan
1 Jarak ke perkebunan Peta Tutupan Lahan 2020, KLHK m
2 Jarak ke jalan BIG m
3 Jarak ke pabrik pengolahan komoditas ICRAF (2016) m
4 Jarak ke konsesi perkebunan Pemerintah Sulawesi Selatan m
5 Jarak ke hutan Peta Tutupan Lahan 2020, KLHK m
6 Jarak ke sungai BIG m
7 Jarak ke area terbakar KLHK, 2019 m
8 Persentase area pertanian (pekebun kecil) Peta Tutupan Lahan 2020, KLHK %
9 Persentase area perkebunan per kecamatan Peta Tutupan Lahan 2020, KLHK %
10 Persentase area berhutan di kecamatan Peta Tutupan Lahan 2020, KLHK %
11 Persentase area semak belukar di kecamatan Peta Tutupan Lahan 2020, KLHK %
12 Persentase area perairan dibandingkan dengan kecamatan Peta Tutupan Lahan 2020, KLHK %
13 Jarak ke deforestasi Peta Tutupan Lahan 2020, KLHK m
14 Ukuran area deforestasi Peta Tutupan Lahan 2020, KLHK km²
15 Lahan yang dapat ditanami Peta Tutupan Lahan 2020, KLHK %
16 Erosi RUSLE t ha⁻¹ th⁻¹
17 Indeks bahaya banjir RBI BNPB nilai indeks
18 Indeks bahaya tanah longsor RBI BNPB nilai indeks
19 Indeks kekeringan WORLDCLIM 2.1 nilai indeks
20 Jumlah Rumah Tangga Potensi desa BPS 2019 jumlah
21 Rasio elektrifikasi Potensi desa BPS 2019 %
22 Sekolah menengah Potensi desa BPS 2019 jumlah
23 Universitas Potensi desa BPS 2019 jumlah
24 Rumah sakit Potensi desa BPS 2019 jumlah
25 Fasilitas kesehatan Potensi desa BPS 2019 jumlah
26 Pasar Potensi desa BPS 2019 jumlah
27 Minimarket Potensi desa BPS 2019 jumlah
28 Kejadian tanah longsor 2018-2019 Potensi desa BPS 2019 kejadian/tahun
29 Korban jiwa tanah longsor 2018-2019 Potensi desa BPS 2019 orang/tahun
30 Kejadian banjir 2018-2019 Potensi desa BPS 2019 kejadian/tahun
31 Korban jiwa banjir 2018-2019 Potensi desa BPS 2019 orang/tahun
32 Kejadian banjir bandang 2018-2019 Potensi desa BPS 2019 kejadian/tahun
33 Korban jiwa banjir bandang 2018-2019 Potensi desa BPS 2019 orang/tahun
34 Kejadian kebakaran lahan dan hutan 2018-2019 Potensi desa BPS 2019 kejadian/tahun
35 Korban jiwa kebakaran lahan dan hutan 2018-2019 Potensi desa BPS 2019 orang/tahun
36 Kejadian kekeringan lahan 2018-2019 Potensi desa BPS 2019 kejadian/tahun
37 Korban jiwa kekeringan lahan 2018-2019 Potensi desa BPS 2019 orang/tahun
38 Sistem peringatan dini bencana alam Potensi desa BPS 2019 jumlah
39 Persentase sistem peringatan dini bencana alam Potensi desa BPS 2019 %
40 Waduk Potensi desa BPS 2019 jumlah
41 Pasar desa Potensi desa BPS 2019 jumlah
42 Jumlah penduduk yang menderita gizi buruk tahun 2018 Potensi desa BPS 2019 individu
43 Suhu rata-rata tahunan WORLDCLIM 2.1 °C
44 Perubahan suhu WORLDCLIM 2.1 & MRI-ESM2-0 SSP 245 2050-an °C
45 Curah hujan rata-rata tahunan WORLDCLIM 2.1 mm
46 Perubahan curah hujan WORLDCLIM 2.1 & MRI-ESM2-0 SSP 245 2050-an mm
47 Rumah tangga dalam 40% kelompok ekonomi terendah Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan %
48 Jarak ke lahan irigasi Kementerian PUPR m
49 Persentase lahan irigasi Kementerian PUPR %
50 Bulan basah WORLDCLIM 2.1 bulan

Intisari Analisis Komponen Utama (PCA)
Tingkat Kepentingan Komponen
Komponen Standar Deviasi Proporsi Variansi Proporsi Kumulatif
PC1 2.5242 0.1225 0.1225
PC2 2.2899 0.1008 0.2234
PC3 1.9807 0.0755 0.2988
PC4 1.9542 0.0734 0.3723
PC5 1.6145 0.0501 0.4224
PC6 1.5639 0.0470 0.4694
PC7 1.4108 0.0383 0.5077
PC8 1.3437 0.0347 0.5424
PC9 1.2945 0.0322 0.5746
PC10 1.2187 0.0286 0.6032
PC11 1.2043 0.0279 0.6311
PC12 1.0853 0.0226 0.6538
PC13 1.0776 0.0223 0.6761
PC14 1.0569 0.0215 0.6976
PC15 0.9839 0.0186 0.7162
PC16 0.9678 0.0180 0.7342
PC17 0.9507 0.0174 0.7516
PC18 0.9204 0.0163 0.7679
PC19 0.9054 0.0158 0.7836
PC20 0.8872 0.0151 0.7988
PC21 0.8598 0.0142 0.8130
PC22 0.8256 0.0131 0.8261
PC23 0.7857 0.0119 0.8379
PC24 0.7758 0.0116 0.8495
PC25 0.7643 0.0112 0.8608
PC26 0.7481 0.0108 0.8715
PC27 0.7390 0.0105 0.8820
PC28 0.7047 0.0095 0.8916
PC29 0.6969 0.0093 0.9009
PC30 0.6811 0.0089 0.9098
PC31 0.6547 0.0082 0.9181
PC32 0.6288 0.0076 0.9257
PC33 0.6073 0.0071 0.9328
PC34 0.5925 0.0067 0.9395
PC35 0.5735 0.0063 0.9458
PC36 0.5562 0.0060 0.9518
PC37 0.5300 0.0054 0.9572
PC38 0.5182 0.0052 0.9624
PC39 0.5129 0.0051 0.9674
PC40 0.5042 0.0049 0.9723
PC41 0.4931 0.0047 0.9770
PC42 0.4457 0.0038 0.9808
PC43 0.4349 0.0036 0.9845
PC44 0.3975 0.0030 0.9875
PC45 0.3759 0.0027 0.9902
PC46 0.3710 0.0026 0.9929
PC47 0.3394 0.0022 0.9951
PC48 0.3050 0.0018 0.9969
PC49 0.2682 0.0014 0.9982
PC50 0.2213 0.0009 0.9992
PC51 0.2062 0.0008 1.0000
PC52 0.0000 0.0000 1.0000

2.0.1 Interpretasi Komponen Utama (PCs)

PC1: Predominan Demografi dan Jenis Tutupan Lahan (12.253%)

PC2: Predominan Bahaya Hidrologis dan Akses terhadap Air (10.084%)

PC3: Predominan Karakter Iklim (7.545%)

PC4: Predominan Infrastruktur Mitigasi Bencana dan Akses Terhadap Air (7.344%)

PC5: Predominan Akses Terhadap Air (Irigasi) (5.013%)

2.0.2 Diagram pencar 3D tipologi kecamatan-kecamatan di Provinsi Nusa Tenggara Timur

  • Sumbu x,y dan z dari diagram pencar merupakan tiga komponen utama teratas dari hasil PCA.
    • PC1: Predominan Demografi dan Jenis Tutupan Lahan
    • PC2: Predominan Bahaya Hidrologis dan Akses terhadap Air
    • PC3: Predominan Karakter Iklim
  • Tiap-titiknya mewakili sebuah kecamatan di Provinsi Nusa Tenggara Timur
  • Titik yang berwarna sama berarti tergolong dalam tipologi yang sama.

2.0.3 Cluster Validation

Titik ‘siku’ dari sebuah elbow plot adalah titik di mana menambahkan penambahan jumlah kluster tidak banyak memberikan tambahan informasi baru.

Plot siluet yang mendekati +1 menunjukkan pengelompokan yang baik, sementara nilai yang mendekati 0 atau nilai negatif menunjukkan pengelompokan yang tumpang tindih atau tidak baik.

Karakteristik Sosio-ekonomi dan Lingkungan di Berbagai Kelas Tipologi: Analisis Rata-rata dan Standar Deviasi
Variabel Cluster 1: Sentra Niaga dan Jasa Cluster 2 Cluster 3 Cluster 4 Cluster 5
persentase lahan pertanian 7.04 (8.33) 49.16 (34.63) 34.15 (19.3) 26.53 (23.87) 47.85 (26.85)
area daerah irigasi ha 30.73 (128.22) 154.38 (486.16) 6.22 (38.8) 11.57 (54.46) 416.92 (748.66)
indeks kekeringan 0.77 (0.05) 0.47 (0.14) 0.73 (0.06) 0.75 (0.06) 0.78 (0.07)
banyak kejadian banjir 2018 2019 1.82 (5.01) 3.49 (8.08) 0.53 (1.71) 0.88 (1.89) 4.52 (5.47)
banyak kejadian banjir bandang 2018 2019 0.05 (0.21) 0.2 (1.15) 0.12 (0.7) 0.03 (0.22) 0.17 (0.74)
banyak kejadian kebakaran hutan dan lahan 2018 2019 0.41 (1.3) 0.64 (2.08) 0.34 (0.98) 1.12 (2.9) 0.52 (1.33)
banyak kejadian kekeringan lahan 2018 2019 0.23 (0.53) 1.44 (2.7) 0.54 (1.8) 2.28 (4.78) 2.99 (5.11)
banyak kejadian tanah longsor 2018 2019 2.86 (3.54) 3.49 (4.67) 1.53 (3.37) 1.37 (3.15) 1.51 (3.54)
deforestation area size ha 305.77 (489.29) 1073.31 (1883.84) 5107.37 (2718.71) 2032.15 (2199) 2512.07 (3044.57)
distance daerah irigasi 15829.28 (11902.35) 39063.39 (35713.22) 20622.26 (14225.76) 20105.62 (11732.85) 10814.32 (10390.36)
jarak ke area terbakar 12847.26 (7591.55) 16414.3 (12129.93) 15938.53 (11651.54) 7814.97 (5625.94) 11383.07 (11723.65)
distance to coast line 5616.4 (7243.05) 12963.76 (6681.97) 14728.56 (8697.93) 5234.05 (5025.99) 8603.79 (7156.36)
jarak ke area deforestasi 3469.81 (3013.47) 2159.55 (1211.42) 575.52 (837.41) 1114.49 (1476.95) 2131.94 (2436.95)
jarak ke perkebunan 47909.87 (43937.63) 27237.77 (18868.26) 26845.18 (20644.14) 66118.86 (36452.2) 44184.19 (43999.4)
jarak ke konsesi perkebunan 113832.97 (83078.54) 86191.78 (63983.52) 54264.73 (42015.04) 169447.67 (52457.48) 105518.55 (67891.2)
jarak ke sungai 5990.52 (6151.41) 4177.11 (2657.11) 2202.51 (2116.54) 11607.11 (11363.63) 4473.23 (3993.36)
jarak ke jalan 1330.22 (2877.41) 1049.21 (543.05) 1213.57 (914.39) 1323.12 (707.1) 1284.6 (2051.42)
distance to social forestry concession 21928.56 (29387.9) 21255.38 (11967.72) 15876.13 (12073.09) 10708.64 (7760.25) 34594.35 (40309.1)
distance to water body 6648.61 (6474.31) 7579.5 (4771.09) 3469.4 (2537.16) 15436.14 (9021.42) 6148.41 (5152.58)
embung 2.18 (4.68) 9 (9.19) 11.53 (8.38) 4.82 (6.36) 24.01 (24.61)
risiko erosi t ha per tahun 618.66 (778.26) 1535.81 (683.45) 534.63 (472.07) 839.42 (696.96) 746.38 (456.85)
indeks risiko banjir 0.08 (0.06) 0.03 (0.05) 0.02 (0.03) 0.01 (0.01) 0.1 (0.09)
indeks bahaya kekeringan 0.69 (0.13) 0.65 (0.07) 0.77 (0.08) 0.67 (0.11) 0.72 (0.11)
indeks risiko longsor 0.15 (0.18) 0.36 (0.24) 0.4 (0.19) 0.44 (0.17) 0.19 (0.17)
jumlah sistem peringatan dini bencana alam 15.95 (7.95) 30.82 (8.99) 14.54 (5.69) 21.54 (10.63) 20.73 (8.9)
korban jiwa banjir 2018 2019 0 (0) 0.07 (0.54) 0 (0) 0 (0) 0.33 (0.84)
korban jiwa kekeringan lahan 2018 2019 0 (0) 0 (0) 0.42 (3.25) 0 (0) 0.05 (0.46)
korban jiwa tanah longsor 2018 2019 0 (0) 0.18 (1.09) 0.03 (0.26) 0.03 (0.3) 0 (0)
mean precipitation 1255.54 (221.95) 2096.08 (339.08) 1434.24 (139.92) 1329.02 (177.61) 1308.09 (178.51)
mean temperature 24.83 (2.62) 24.08 (1.52) 24.08 (1.22) 24.24 (1.27) 25.4 (0.89)
minimarket 6.5 (6.49) 0.71 (2.83) 0.03 (0.18) 0.1 (0.65) 0.68 (2.22)
ndmi 2020 0.13 (0.12) 0.27 (0.1) 0.19 (0.06) 0.26 (0.1) 0.1 (0.09)
ndvi 2020 0.55 (0.14) 0.67 (0.27) 0.66 (0.1) 0.66 (0.23) 0.54 (0.18)
ndwi 2020 -0.56 (0.1) -0.67 (0.19) -0.64 (0.09) -0.68 (0.11) -0.55 (0.17)
pasar desa 0.73 (3.19) 0.67 (0.94) 1.71 (2.87) 0.98 (1.32) 4.56 (11.56)
penderita gizi buruk 2018 5.5 (5.97) 18.13 (19.15) 20.03 (25.39) 12.22 (15.58) 22.97 (32.66)
percentage of agricultural area small holder per sub district 7.04 (8.33) 49.16 (34.63) 34.15 (19.3) 26.53 (23.87) 47.85 (26.85)
percentage of forested area in the sub district 6.9 (11.53) 71.51 (63.46) 53.47 (56.36) 44.38 (38.7) 52.09 (56.3)
persentase area perkebunan per kecamatan 0.01 (0.04) 0.13 (0.58) 0.19 (0.77) 0.16 (1.24) 0.82 (2.44)
percentage of savanna 10.05 (18.96) 12.77 (17.03) 13.02 (16.05) 14.35 (18.48) 20.71 (20.76)
percentage of shrubland in the sub district 1.41 (2.39) 11.18 (10.24) 16.32 (20.07) 11.92 (14.01) 20.32 (26.94)
percentage of water area compared to sub district area 0.12 (0.22) 0.35 (0.83) 2.67 (3.72) 0.04 (0.17) 1.16 (1.83)
pop dens 5.03 (5.57) 0.51 (0.4) 0.26 (0.17) 0.39 (0.36) 0.29 (0.22)
rasio elektrifikasi 1.03 (0.05) 1.84 (0.9) 2.55 (2.01) 1.23 (0.3) 1.27 (0.27)
ratio poverty 23.9 (13.76) 56.79 (17.93) 62.6 (10.56) 49.17 (12.37) 47.07 (12.51)
tnp2k indv 8411.64 (5445.99) 17129.89 (7609) 7257.53 (3971.17) 6100.76 (2815.72) 8543.25 (4268.9)
total faskes1 6.05 (3.91) 6.73 (3.19) 3.03 (1.73) 4.05 (2) 6.73 (3.8)
total pasar 2 (1.75) 1.84 (1.38) 2.22 (1.44) 2.23 (1.97) 2.48 (1.75)
total pt 2.64 (4.04) 0.24 (0.77) 0.05 (0.29) 0.05 (0.26) 0.28 (0.81)
total rs 1.5 (1.74) 0.13 (0.34) 0.02 (0.13) 0.03 (0.17) 0.17 (0.5)
total sekolah tinggi 8.45 (5.3) 4.44 (4.21) 1.86 (1.49) 2.01 (1.75) 3.37 (3.06)
wetmonths mean 2.57 (1.18) 4.58 (0.61) 3.56 (0.5) 2.98 (0.68) 2.9 (0.94)
Apa itu rata-rata dan standar deviasi?

Rata-Rata

Rata-rata adalah angka yang sering kita gunakan untuk mengetahui gambaran umum dari sekelompok data. Misalnya, jika rata-rata jarak ke jalan terdekat di daerah urban cuma 0,24 km, ini menunjukkan bahwa umumnya daerah tersebut dekat dengan jalan raya.

Standar Deviasi

Standar deviasi (SD) memberitahu kita seberapa besar variasi atau perbedaan antar angka dalam sekelompok data. Semakin tinggi SD, makin besar juga variasinya. Misalnya, rata-rata jarak ke jalan terdekat di daerah urban adalah 0,24 km dengan SD 0,45 km. Ini artinya yang sangat dekat dengan jalan, tetapi juga ada yang jauh—bahkan lebih dari dua kali lipat dari rata-rata.

Nilai standar deviasi (SD) yang besar, seperti contoh diatas, menjadi indikasi bahwa, rata-rata mungkin tidak memberikan gambaran yang mewakili suatu tipologi. Dalam hal ini, standar deviasi memberikan konteks tambahan yang penting untuk memahami sejauh mana data bervariasi.

Kode warna pada tabel dibawah menunjukkan rentang nilai dari variabel yang diberikan untuk masing-masing tipe wilayah. Warna biru gelap menunjukkan nilai yang lebih tinggi, sementara warna yang lebih merah terang menunjukkan nilai yang lebih rendah.

variable Cluster 1: Sentra Niaga dan Jasa Cluster 2 Cluster 3 Cluster 4 Cluster 5
arable_land_percent 7.04 49.16 34.15 26.53 47.85
area_daerah_irigasi_ha 30.73 154.38 6.22 11.57 416.92
aridity_index 0.77 0.47 0.73 0.75 0.78
banyak_kejadian_banjir_2018_2019 1.82 3.49 0.53 0.88 4.52
banyak_kejadian_banjir_bandang_2018_2019 0.05 0.20 0.12 0.03 0.17
banyak_kejadian_kebakaran_hutan_dan_lahan_2018_2019 0.41 0.64 0.34 1.12 0.52
banyak_kejadian_kekeringan_lahan_2018_2019 0.23 1.44 0.54 2.28 2.99
banyak_kejadian_tanah_longsor_2018_2019 2.86 3.49 1.53 1.37 1.51
deforestation_area_size_ha 305.77 1073.31 5107.37 2032.15 2512.07
distance_daerah_irigasi 15829.28 39063.39 20622.26 20105.62 10814.32
distance_to_burned_area 12847.26 16414.30 15938.53 7814.97 11383.07
distance_to_coast_line 5616.40 12963.76 14728.56 5234.05 8603.79
distance_to_deforestation 3469.81 2159.55 575.52 1114.49 2131.94
distance_to_plantation 47909.87 27237.77 26845.18 66118.86 44184.19
distance_to_plantation_concession 113832.97 86191.78 54264.73 169447.67 105518.55
distance_to_river 5990.52 4177.11 2202.51 11607.11 4473.23
distance_to_road 1330.22 1049.21 1213.57 1323.12 1284.60
distance_to_social_forestry_concession 21928.56 21255.38 15876.13 10708.64 34594.35
distance_to_water_body 6648.61 7579.50 3469.40 15436.14 6148.41
embung 2.18 9.00 11.53 4.82 24.01
erosion_risk_t_ha_1_yr_1 618.66 1535.81 534.63 839.42 746.38
indeks_bahaya_banjir 0.08 0.03 0.02 0.01 0.10
indeks_bahaya_kekeringan 0.69 0.65 0.77 0.67 0.72
indeks_bahaya_longsor 0.15 0.36 0.40 0.44 0.19
jumlah_sistem_peringatan_dini_bencana_alam 15.95 30.82 14.54 21.54 20.73
korban_jiwa_banjir_2018_2019 0.00 0.07 0.00 0.00 0.33
korban_jiwa_kekeringan_lahan_2018_2019 0.00 0.00 0.42 0.00 0.05
korban_jiwa_tanah_longsor_2018_2019 0.00 0.18 0.03 0.03 0.00
mean_precipitation 1255.54 2096.08 1434.24 1329.02 1308.09
mean_temperature 24.83 24.08 24.08 24.24 25.40
minimarket 6.50 0.71 0.03 0.10 0.68
ndmi_2020 0.13 0.27 0.19 0.26 0.10
ndvi_2020 0.55 0.67 0.66 0.66 0.54
ndwi_2020 -0.56 -0.67 -0.64 -0.68 -0.55
pasar_desa 0.73 0.67 1.71 0.98 4.56
penderita_gizi_buruk_2018 5.50 18.13 20.03 12.22 22.97
percentage_of_agricultural_area_small_holder_per_sub_district 7.04 49.16 34.15 26.53 47.85
percentage_of_forested_area_in_the_sub_district 6.90 71.51 53.47 44.38 52.09
percentage_of_plantation_area_per_sub_district 0.01 0.13 0.19 0.16 0.82
percentage_of_savanna 10.05 12.77 13.02 14.35 20.71
percentage_of_shrubland_in_the_sub_district 1.41 11.18 16.32 11.92 20.32
percentage_of_water_area_compared_to_sub_district_area 0.12 0.35 2.67 0.04 1.16
pop_dens 5.03 0.51 0.26 0.39 0.29
rasio_elektrifikasi 1.03 1.84 2.55 1.23 1.27
ratio_poverty 23.90 56.79 62.60 49.17 47.07
tnp2k_indv 8411.64 17129.89 7257.53 6100.76 8543.25
total_faskes1 6.05 6.73 3.03 4.05 6.73
total_pasar 2.00 1.84 2.22 2.23 2.48
total_pt 2.64 0.24 0.05 0.05 0.28
total_rs 1.50 0.13 0.02 0.03 0.17
total_sekolah_tinggi 8.45 4.44 1.86 2.01 3.37
wetmonths_mean 2.57 4.58 3.56 2.98 2.90

3 Hasil & Interpretasi Sementara (Draft)

Tipologi Kerentanan Terhadap Perubahan Iklim pada Penghidupan Berbasis Pertanian di Provinsi Nusa Tenggara Timur

Karakteristik

  • 1

  • 2

  • 3

  • 4

  • 5

  • 6

Tantangan Utama

  • a

  • b

  • c

  • d

Karakteristik

  • 1

  • 2

  • 3

  • 4

  • 5

  • 6

Tantangan Utama

  • a

  • b

  • c

  • d

  • 1

  • 2

  • 3

  • 4

  • 5

  • 6

Tantangan Utama

  • a

  • b

  • c

  • d

  • 1

  • 2

  • 3

  • 4

  • 5

  • 6

Tantangan Utama

  • a

  • b

  • c

  • d